Hutan Gunung

GUNUNG SINDORO

JALUR KLEDUNG

Gunung sindoro adalah gunung yang terletak di jawa tengah yang emiliki ketinggian kutang lebih 3250 mdpal. Gunung sindoro secara administrative merupakan bagian dari dua kabupaten yaitu magelang dan wonosobo.

Rute jalur pendakian gunung sindoro dapat dilakukan melalui dua jalur yaitu melalui kledung dan melaluli tambi. Untuk jalur yang sering digunakan para pendaki adalah jalur kledung, sedang jalur tambi hanya digunakan oleh para pendaki lokal.

Untuk menuju ke base camp kledung dapat diakses melauli 2 kota yaitu kota magelang dan kota wonosobo dari kedua kota tersebut kita naik angkutan jurusan wonosobo magelang dan turun di garung letak BC bersebelahan dengan jalur pendakian G sumbing di BC pendakian terdapat tempat yang luas untuk istirahat dan di BC kita dapat melengkapi perbelkalan sebelum melanjutkan perjalanan.

Plakat jalur pendakian kledung

Untuk jalur pendakian gunung sindoro dapat dikatakan jalur yang mudah dengan tingkat kesulitan rendah. Perjalanan dimulai dari BC menuju pos 1 . unruk perjalanan ini bisa ditempuh sengan sepeda motor dengan biaya sebesar 10.000. namun lebih baik bila kita berjalan karena pemandangan yang ada cukup bagus kita akan melewati perkebunan tembakau dan jaluir yang di lalui masih relative mudah yaitu jalan yang landai untuk waktu tempuh hanya berkisar 1 jam dari BC hingga Pos 1.

Tampak jalur pendakian dari BC hingga Pos 1

Pos 1 sendiri masih terletak di daerah perkebunan tembakau tempat disini relatif luas jadi dapat kita gunakan sebagai camp bila kita mendaki dengan banyak orang. Dari pos 1 perjalanan kita lanjutkan menuju pos 2. kondisi medan dari pos 1 hingga pos 2 sudah mulai agak terjal jalan yang di lalui berupa jalan berbatu namun masih bagus tidak terlalu sulit. Kodisi disekitar jalur pendakian berupa tumbuhan semak belukar, rumput, dan daun lamtoro. Setelah menempuh penjalanan sekitar 1,5 jam kita akan tiba di pos2 di pos 2 terdapat gubuk dan lahan yang agak luas. Disini saat mlam kita bisa menikmati pemandangan indahnya lampu kota di malam hari.

Dari pos II perjalanan kita latjutkan menuju Pos 3 jalur dari pos 2 hingga pos 3 relatif agak sulit jalur yang kita lalui merupakan jalur air. Dimana saat musim hujan jalur menjadi licin dan saat musim kemarau jalur berdebu. Untuk kondisi vegetasi di dominasi oleh semak belukar dan lamtoro. Kondisi vegetasi tidak terlalu rapat. Untuk tempat camp dari pos 2 hingga pos 3 banyak terdapat tempat camp yang kecil hanya cukup untuk 2 tenda dome kapasitas 5 orang. Waktu tempuh dari pos kedua hingga pos 3 memakan waktu 2 jam.

Salah satu Tempat Camp di jalur Pos 2 hingga pos 3

Di pos 3 sendiri tempat camp cukup luas tempat camp di pos 3 mampu menampung sekitar 10 tenda dan tempatnya datar walau sedikit terbuka. Dari pos 3 perja;lanan kita lanjutkan menuju pos 4 perjalanan ini memakan waktu sekitar 2 jam. Kondisi jalur kita melalui jalur yang berbatu yang seperti anak tangga dimana tinggi anak tangga ada yang mencapai 0,5 meter. Namun cukup aman untuk dilalui.

Kondisi vegetasi pada jalur ini sudah beraneka ragam melai dari yang terbuka hingga vegetasi rapat berupa semak – semak dan pohon khas gunung. Namun yang perlu diingat pada jalur pos 3 hingga 4 tidak terdapat tempat untuk camp.

Kami berada di jalur Pos 3 hingga 4

Pos 4 sering disebut dengan Watu Tatah pada pos 4 tempat camp relatif luas dan datar disini merupakan tempat yang ideal untuk camp karena sudah dekat dengan puncak. Kondisi vegetasi di pos 4 relatif terbuka.

Dari pos 4 perjalanan kita lanjutkan menuju puncak waktu tempuh dari pos 4 hingga puncak hanya 1 jam jadi bila kita ingin melihat sun raise kita akan lebih enak bila ngecamp dahulu di pos 4. kondisi jalur dari pos 4 hingga puncak relatif mudah tidak terlalu menanjak dan jalurnya pun jelas. Kondisi vegetasi sangat terbuka dan di dominasi oleh edelweise. Pemandangan pada jalur ini cukup bagus karena kita akan melewati padang edelweise.

Setelah itu kita akan tiba di puncak gunung sindoro puncak genung sindoro terbagi menjadi 2 yaitu kawah yang berdiameter sekitar 200 meter. Kawah gunung sindoro terlihat sangat indah karena bentuknya yang lingkar. Bila musim hujan tiba maka kawah akan digenangi air. Bagian lain puncak sindoro adalah berupan dataran luas yangt berpasir yang luasnya kira kira berdiameter 500 meter disini juga sangat bagus untuk camp namun berbahaya bila kita terkena badai karena sangat terbuka.

Kami berada di puncak sindoro

Dari pucak sindoro kita dapat melihat berbagai gunung G.Sumbing, G. Merapi,merbabu G. Salamet G. Ciremai. Sepanjang jalur bila cuaca cerah juga akan terlihat gunung sumbing. Yang perlu diingat bahwa sepanjang jalur tidak terdapat air sehingga persediaan air yang kita bawa harus cukup.

JALUR TAMBI

Jalur Tambi sendiri merupakan jalur pendaki lokal untuk jalur tambi memang medan yang di lalui cukup sulit mulai dari bawah hingga puncak jalur berupa tanjakan dengan medan berbatu. Untuk kondisi vegetasi juga sangat terbuka.

Untuk jalur Tambi sepanjang jalur tidak terdapat tempat untuk camp sehingga kita harus terus berjalan. Untuk jalur tambi sendiri juga tidak ada pengelolaan. Jalur ini dapat kita mulai dari dusun sigedang. Dusun sigedang dapat ditenpuh dari kota wonosobo sekitar setengah Jam dengan naik angkot juruasan dieng turun di tambi. Pada jalur ini tidak terdapat base camp pendakian.

Untuk pemandangan di jalur tambi sendiri sangat lah indah karena kita akan melewati perkebunan teh tambi. Namun setelah itu kita akan langsung menemui jalur yang sulit yang berupa tanjakan hingga puncak. Untuk waktu tempuh total jalur ini dari sigedang hingga puyncak memakan waktu sekitar 5jam.

Dibawah ini merupakan pemandangan di jalur tambi :

Kami berada di perkebunan Teh jaliur Tambi

Secara keseluruhan gunung sindoro merupakan gunung yanh cukup bagus dan merupakan salah satu dari 6 puncak tinggi di jawa tengah. Dan tipe gunung sindoro memiliki cirikhas gunung jawa tengah dengan kawahnya yang jelas dan kondisi vegetasi yang jarang.

Ucapan trimakasih Buat :

Hari ( Precil ), Tosi ( teyeng ) , alik, dian ( Teplox ), Bakhtiar ( Kampret ), Niwi ( meri ) dan si kembar Ratna, Ningrum OK!!!!, Fendy “Plongoh” dan Vembri” Co_Renk” (yg publish tulisan ini..) Dan Ga Lupa GEGAMA

Nanda ( WM 23 )

GUNUNG SUMBING

Gunung sunbing merupakan sebuah gunung yang terletak di jawa tengah dengan ketinggian 3360 mdpal tepatnya dusun garung kecamatan parakan kabupaten temanggung. Sisi timur gunung sumbing berbatasan sengan kota magelang, di sisi selatan berbatasan dengan dusun kali angkrik sebelah barat berbatasan dengan kabupaten wonosobo dan sebelah utara berbatasan dengan gunung api sindoro.

Untuk jalur pendakian gunung sumbing terdapat tiga jalur pendakian melalui jalur garung, jaalur kali angkrik dan jalur baru yaitu bondwoso namun kebanyakan para pendaki gunung sumbing menggunakan jalur pendakian garung karena pada jalur tersebut lebih memiliki keindahan alam.

Untuk menuju ke base camp garung dapat diakses melauli 2 kota yaitu kota magelang dan kota wonosobo dari kedua kota tersebut kita naik angkutan jurusan wonosobo magelang dan turun di garung dari sana kita berjalan sekitar 1,5 km hingga sampai di BC pendakian di BC pendakian terdapat tempat yang luas untuk istirahat dan di BC kita dapat melengkapi perbelkalan sebelum melanjutkan perjalanan.

Untuk jalur pendakian gunung sumbing melalui garung sendiri terdapat dua jalur yaitu jalur lama dan jalur baru. Biasanya para pendaki menggunakan jalue baru karena rute yang dilalui lebih landai daripada jalur lama. Namun alangkah baiknya bila saat naik kita melewati jalur baru dan saat turun kita melewati jalur lama karena jalur lama mempunyai jatak yang lebih pendek dari jalur baru.

Pendakian kita awali dari pos garung dengan melewati perkebunan tembakau hingga mencapai pos 1 ( Bowisen ) sebelum meninggalkan perkampungan kita akan menemui percabangan jalur yaitu jalur lama dan jalur baru bila kita kekanan kita masuk ke jalur baru sedangkan bila kita berbelok kearah kiri kita akan bergerak menuju jalur lama. Pos I atau bowisen terletak di lahan hutan pinus dengan pemandangan disebelah utara dusun garung dan gunung sindoro. Waktutempuh dari BC hingga pos I sekitar 1.5 jam. Jarak 500m perjalanan dari pos I terdapat mata air yang bila musim penghujam membentuk air terjun. Didekat situ juga terdapat gubuk berukuran 2 kali 3 m yang digunakan sebagai tempat camp.

Pos I Bowisen

Gubuk setelah pos I

Dari pos I perjalanan kita lanjutkan menuju pos II medan yang dilalui tergolong mudah pertama tama kita melewati hutan pinus dengan jalan tanah yang tampak jelas. Setelah melewati hutan pinus kita akan melewati semak semak belukar. Sepanjang jalan apabila cuaca cerah bila kita menghadap ke utara kita vakan melihat gunung sindoro. Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam kita akan tiba dip pos II Yaitu pos gatakan. Di pos II ini terdapat gubuk dan juga lahan datar yang sangat luas disini merupakan tempat yang aman untuk mendirikan camp.

Pos II Gatakan

Setelah melewati Pos II gatakan rute yang kita tempuh semakin berat. Kondisi jalur yang berdebu ( saat musim kemarau ) dengan medan yang relative terbuka dan tanjakan lebih dari 45 °. Pada jalur ini tidak terdapat tempat untuk kamp. Setelah kita melakukan perjalanan sekitar 1,5 jam kita akan tiba di pos III yaitu Pestan daerah disini relative luas dan datar jadi bisa dijadikan tempat kamp. Namun demikian daerah Pestan sangat terbuka sehingga sangat rawan terhadap angin kencang dan badai gunung.

Kami sedang berada di PosIII pestan

Dari pestan kita melanjutkan perjalanan menuju pos IV yaitu watu kotak pos ini dinamakan watu kotak karena pada pos ini terdapat batu besar berbentuk persegi istilah bahasa jawanya Kotak. Jalur yang dilalui dari pertan hingga watu kotak sangat lah berat. Disamping jalur yang berdebu kanan kiri jalur merupakan jurang, jalur ini pun berada pada satu igir yang tanpa ada vegetasi sehingga sangat rawan bagi pendaki bila terkena badai gunung.

Tampak jalur menuju puncak dilihat dari pestan

Dari pestan setelah berjalan kira kira 2 jam kita akan tiba di pasar watu. Pasar watu metupakan daerah yang terdiri dari batu – batu besar yang membentuk berbagai macam bentuk mulai seperti meja kursi hingga tempat tidur. Apabila cuaca cerah saat kita berada di pasar watu kita sudah seperti berada di atas awan. Ketinggian pasar watu mencapai 2600 mdpal.

Gunung sindoro dilihat dari pasar watu

Dari pasar watu kita akan menuju ke watu kotak. Perjalanan dari pasar watu menuju watu kotak ditempuh dengan perjalanan selama 0,5 jam jalur yang dilalui relative landai namun cukup sulit karena kita harus melewati tepi tepi jurang bila tidak berhati – hati kita akan terjatuh. Setelah itu kita akan tiba di watu kotak yang memiliki ketinggian 2750 mdpal. Watu kotak merupakan tempat kamp terakhir sebelum puncak. Watu kotak memiliki tempat kamp yang cukup untuk 8 tenda dumb. Dari watu kotak saat malam hari kita bisa menikmati indahnya lampu kota temanggung dan parakan yang gemerlap bagai bintang. Biasanya para pendaki beristirahat di watu kotak dan padi harinya batu bergegas menuju puncak. Karena perjalanan dari watu kotak hingga puncak dapat ditempuh selama 2 jam. Disebelah kiri jalur watu kotak hingga puncak terdapat padang edelwiese yang cukup mempesona.

Pos IV watu kotak

Dari watu kotak pendaki biasanya melakukan perjalanan sekitar jam 4 pagi jika ingin melihat matahari terbit. Namun jika ingin santai kita bisa istirahat sejenak unruk menikmati pagi. Dari watu kotak perjalanan selanjutnya menuju puncak yang dapat ditempuh dengan perjalanan selama 2 jam.

Puncak gunung sumbing terdiri dari dua puncak puncak tertinggi gunung sumbing berada pada bagian barat biasanya para pendaki hanya sampai puncak buntu saja karena jalur menuju puncak tertinggi sangat terjal. Jalur dari puncak buntu menuju puncak tertinggi kita mengikuti jalur ke arah kanan hingga kita memotong 2 buah igir itulah puncaktertinggi. Di gunung sumbing kita juga bisa menuruni kawah. Kawah gunung sumbing terdiri dari dua buah kawah besar yang terdapat makam. Oleh penduduk sekitar makam tersebut di percayasebagai makam eyang sumbing. Setiap bulan suro selalu diadakan ritual sedekahan ke gunung sumbing.

Dari atas gunung sumbing kita dapat menikmati berbagai macam peman dangan gunung diantaranya : G sindoro, G Slamet, G Ciremai, G merapi, G merbabu saat berada di puncak sebaiknya antara jam 6 hingga jam 11 karena setelah itu cuaca akan mulai berkabut dan kita tidak akan lagi dapat menikmati pemandangan.

Untuk gunung sumbing sebenarnya terdapar larangan yairu kita harus selalu sopan dan dilarang berkata sembanrangan karena jika dilanggar ada kemungkinan kita akan terasesat

Tampak kawah Gunung sumbing

Tampak puncak tertinggi dilihat dari puncak buntu

Puncak tertinggi dengan tampak belakang Gunung Sindoro

Kami saat berada di puncak buntu

Ucapan trimakasih buat temen 2 di gegama DAKE (ALIK),  TEYENG ( TOSI ), OGLENG (RESTA) BLEDUG ( DIPTA ) yang telah melakukan perjalanan ke puncak sumbing.

By NANDA ( KHUTUK WM 23 )

28 thoughts on “Hutan Gunung

  1. wuah keren cute abis
    dulu pas muncak di sindoro kocak abis
    masak naik gunung bawa semangka terus baru nyampe perkebunan palawija akhirnya dibelar aja gan

    dan pas naik disumbing juga kocak abis
    masak indomie ngubek2nya pakek tangan sampe dibawah tanganya udah mengembang hhahaha

  2. Sindoro.,t4 pendirian PALATEKA dg 29 pendaki sampe puncak,,
    Sumbing.,5 org turun gunung malem tnp senter cuma pake insting n bulan…
    di+ dehidrasi coz stok air abis dr mulai pestan…

    Seruuu bgt lah…

  3. kalau mau ke puncak tertinggi dari kawah gimana caranya?
    apa harus bawa alat panjat atau ada jalur yang nggak sulit?

  4. Salam dari Bojapala anak pecinta alam Temanggung ….tolong dong GEGAMA kalau menulis letak georafis gunung sindoro dan sumbing yang benar …sebelum menulis …data harus cukup dan akurat bersumber pada sumbernya..gunung SINDORO ITU terletak di kabupaten temanggung di sebelah timur sedangkan di sebelah barat Kab.Wonososbo….sedangkan Gunung Sumbing terletak diantara sebelah timur yaitu kab.Temanggung Sebelah selatan Kab Magelang…sebelah barat Kab.Wonosobo….Salam Buat GEGAMA dari BOJAPALA Temanggung

  5. si SuSi emang mantaf abis gan, padang eidelweisnya luas, gak kalah sama merbabu ato surya kencana gan….

    Mantaffff….

    KEPALA SUKU…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s